Konsep Negara Ideal Menurut Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Filsafat Negara Ibnu Rusyd

Authors

  • Alfisya Humaida Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.64367/m-jpi.v7i1.34

Keywords:

Ideal State, Rational, Ibnu Rusyd, Qur’an, Nation

Abstract

Perjalanan dan perkembangan suatu negara tidak terlepas dari peran peradaban yang dibangun oleh manusia sebagai makhluk rasional (‘aql) dan sosial. Konsep manusia sebagai al-h}aya>wan an-na>t}iq (binatang bernalar) memungkinkan mereka untuk membangun tatanan sosial yang berujung pada terbentuknya peradaban dan negara. Dalam perspektif Islam, Al-Qur’an memberikan arahan normatif dan praktis mengenai prinsip-prinsip negara ideal, seperti keadilan (‘adl), musyawarah (syura), dan tanggung jawab sosial (maslah}ah). Prinsip-prinsip ini berfungsi sebagai landasan bagi terciptanya negara yang harmonis dan sejahtera.

Di sisi lain, filsafat politik Ibnu Rusyd memandang negara bukan hanya sebagai wilayah geografis, tetapi juga sebagai komunitas manusia yang berupaya mencapai kesempurnaan hidup. Melalui pendekatan rasional, Ibnu Rusyd mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pemikiran Aristoteles dan Plato. Konsep negara ideal menurut Ibnu Rusyd mencakup peran pemimpin yang bijak, keadilan sebagai fondasi pemerintahan, serta pentingnya pendidikan dalam membangun masyarakat yang progresif.

Artikel ini mengeksplorasi relevansi antara konsep negara ideal dalam Al-Qur’an dan pemikiran Ibnu Rusyd. Melalui analisis persamaan dan perbedaan antara keduanya, artikel ini berupaya mengidentifikasi sintesis yang dapat diterapkan dalam konteks modern. Hasilnya menunjukkan bahwa panduan moral Al-Qur’an dan pendekatan rasional Ibnu Rusyd saling melengkapi dalam menciptakan negara yang adil, solid, dan bermoral.

References

Al-Abhari, Athir al-Din. Isaghuji. Translated by Mohd Syahmir Alias. Pulau Pinang: Falsafah dan Tamadun, Pusat Pengajian Ilmu Kemanusiaan, Universiti Sains Malaysia, 2021.

Ardila, Hikmah. “PEMIKIRAN POLITIK ISLAM DAN HUKUM TATA NEGARA IBNU RUSDY.” Sosio Akademika: Jurnal Pendidikan Islam, Sosial dan Keagamaan 12, no. 2 (2022).

Fauzan, Fauzan. “PEMIKIRAN POLITIK IBNU RUSYD.” KALAM 9, no. 2 (February 23, 2017): 347.

Halimatuzzahro, Halimatuzzahro. “Filsafat Politik Ibnu Rusyd.” Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 17, no. 1 (January 30, 2017): 79–93.

M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah. Vol. 2. Jakarta: Lentera Hati, 2009.

Nuruddin, Muhammad. Logical Fallacy. Jawa Barat: Keira, 2014.

Pramono, Muhammad Fajar, and Haila Fardyatullail. “Pemikiran Ibnu Rusyd dalam Mengonsep Negera yang Ideal: Studi Kajian Kepustakaan.” Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 12, no. 2 (December 15, 2022): 72.

Putra, Davit Hardiansyah. “Peran Agama Dalam Negara Menurut Ibnu Khaldun.” Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam 6, no. 1 (2022): 7–24.

Reza, Bhatara Ibnu. “TAFSIR MONOPOLI NEGARA DALAM PEMBELAAN DAN PERTAHANAN NEGARA DI INDONESIA.” terAs Law Review : Jurnal Hukum Humaniter dan HAM 2, no. 1 (December 12, 2020): 179–202.

Salman Abdul Muthalib and Muhammad Faizur Ridha. “Siyasah Dusturiyyah Sebagai Sistem Perpolitikan Dalam Al-Qur’an.” Tafse: Journal of Qur’anic Studies 4, no. 2 (2019): 150–166.

Sayyid Quthb. Tafsir Fii Zhilal Al-Qur’an. Vol. 1–4. Kairo: Dar al-Syuruq, n.d.

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Humaida, A. (2026). Konsep Negara Ideal Menurut Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Filsafat Negara Ibnu Rusyd. Mazalat: Jurnal Pemikiran Islam, 7(1), 11–21. https://doi.org/10.64367/m-jpi.v7i1.34